Venir dan Kayu Lapis

Venir berupa lembaran papan tipis dalam jumlah gasal disusun dan direkatkan menjadi kayu lapis atau plywood. Produk plywood tidak hanya berupa tripleks saja tetapi dapat multipleks yaitu dengan jumlah lapisan venir 3,5,7,9,11,13 bakan ada yang sudah mencapai 21 lapis. Ukurannya juga sudah lebih besar yaitu lebar 3-5 feet, panjang 6-9 feet dan tebalh 3-25 mm.

Adanya pabrik-pabrik plywood di Indonesia sebenarnya sudah sejak lama, tetapi di dalam perkembangannya baru nampak setelah tahun 1972. Setelah periode tahun 1980-85 jumlah pabrik bertambah dengan pesat. Pada masa itu tidak kurang telah ada 110 pabrik berskala sedang sampai besar hampir di seluruh provinsi di Indonesia.

Perkembangan jumlah pabrik ini dari waktu ke waktu menimbulkan masalah penyediaan bahan baku, karena andalan sumber bahan baku hutan alam sudah sangat kurang.

Efisiensi bahan baku, peluang penggunaan jenis dan ragam ukuran log serta diverifikasi produk sudah saatnya dilakukan dengan sungguh-sungguh. Untuk itu maka penguasaan materi tentang plywood secara umum harus diketahui seperti jenis dan persyaratan bahan baku kayu, perlakuan pra proses, perekatan dan pengepresan, prosesing dan perkembangannya dan lain-lain.

Didalam proses pembuatan plywood (industri plywood) dikenal adanya beberapa istilah dan pengertian-pengertian baku yang perlu diketahui, misalnya:

a. Kayu lapis (plywood)

Yaitu papan tiruan yang dibuat dengan cara merekatkan beberapa lembar venir. Venir yang direkat umumnya berjumlah gasal, susunan merekatnya saling tegak lurus arah seratnya, serta proses pembentukannya disertai dengan pengepresan.

b. Venir

Yaitu lembaran papan tipis dengan ketebalan seragam. Venir ini dapat dibuat dengan cara pengupasan, penyayatan, penggergajian dan perautan.

c. Fancy Plywood

Yaitu plywood yang bagian luar/permukaannya dilapis dengan venir dengan jenis kayu yang bercorak dekoratif. Dalam perkembangannya, sebagai pelapisannya dapat pula dari jenis sintesis, logam dan kertas indah.

d. Core

Yaitu venir yang terletak dibagian tengah dari plywood dan biasanya mempunyai ukuran ketebalan tersendiri. Untuk kayu lapis dengan lapisan lebih dari lima, sering dikenal pula adanya center-core, disamping core ini.

e. Face-venir

Yaitu venir yang akan dicalonkan menjadi bagian muka/atas dari plywood. Disamping itu dikenal pula adanya back-venir, yaitu venir yang akan dicalonkan menjadi bagian belakang/bawah plywood.

f. Cross-band

Yaitu venir yang ada di tengah, dibagian dalam atau bawah dari venir muka atau venir belakang. Letak venir ini melintang arah seratnya terhadap arah serat venir lainnya yang berdekatan.

g. Eksterior plywood (plywood tipe I)

Yaitu plywood yang perekatnya tahan terhadap pengaruh cuaca luar, air dan kelembaban udara terbuka, misalnya menggunakan jenis perekat: fenol formaldehid.

h. Interior plywood (plywood tipe II)

Yaitu plywood yang perekatnya tidak tahan terhadap pengaruh cuaca luar, air dan kelembaban udara terbuka. Jenis perekat yang dipergunakan misalnya: urea formaldehid

Jenis kayu untuk bahan plywood bermacam-macam dan beraneka ragam jenisnya. Persyaratan umum kayu sebagai bahan plywood adalah:

1. Terutama mempunyai berat jenis menengah/sedang

2. Bentuk batangnya silindris (sebulat mungkin)

3. Cacat-cacat kayunya minimal

4. Potensi kayu (hutan) tersebut memadai dan kontinyuitas persediaannya lancar.

Contoh kayu yang dapat digunakan antara lain: meranti, kamfer, mersawa, mengkulang, gerunggang, mahoni, agathis, termbesi, sengon, mindi dan sebagainya.

Diameter log yang digunakan disarankan diatas 30cm, tetapi dengan mesin-mesin yang lebih modern dapat menggunakan diameter log lebih kecil lagi. Sebagai pelapis jenis kayu yang dapat digunakan sedikit berlainan, karena mengutamakan sifat dekoratifnya.

Untuk keperluan ini, jenis kayu yang dapat digunakan adalah dari jenis kayu yang mahal dan mempunyai serat yang bagus (decorative). Contoh kayu untuk ini antara lain: jati, sonokeling, eboni, rengas, kuku, nyatoh dan sebagainya.

Sumber:

Judul: Teknologi Hasil Hutan Suatu Pengantar

Penulis: Kasmudjo

Penerbit: Cakrawala Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *