Pengalaman Pertama Kali Mengunjungi Borobudur & Prambanan

Akhir-akhir ini saya sangat menyukai hal-hal yang berbau sejarah, terutama sejarah Hindu-Buddha di Indonesia, sebenarnya hal ini sudah sering saya dengar semenjak SD, di pelajaran sejarah,  tapi entah kenapa saya baru tertarik baru-baru ini saja. Saya tertarik membaca sejarah kerajaan-kerajaannya, dari mulai kerajaan Mataram Kuno sampai dengan Majapahit. Setelah baca-baca, saya jadi semakin penasaran.

Salah satu hal yang saya sukai setelah mengeksplore kembali sejarah Hindu-Buddha ini adalah peninggalan-peninggalan bersejarah dari mereka yang sampai sekarang masih dapat kita jumpai yaitu “Candi”, ya Candi adalah tempat peribadatan nenek moyang kita dimasa lampau, bentuk nya menyerupai gunung yang disusun oleh batuan andesit/bata merah. Ada Perbedaan nya lho antara Candi Hindu dan Candi Buddha, yang paling mencolok sih biasanya kalau Candi Hindu itu bentuknya mengerucut ke atas menyerupai gunung, kalau candi Buddha bentuknya lebih beragam, contohnya borobudur, yang berbentuk bunga teratai.

“Borobudur” dan “Prambanan” adalah tentu saja Candi yang paling ingin saya kunjungi , karena itu lah akhirnya pada Desember 2018 saya mengajak teman saya untuk liburan ke Yogyakarta, dan surprisingly mereka pun setuju, akhirnya kami memesan tiket kereta (Senen-Lempuyangan) dan penginapan untuk tanggal 24-26 Januari 2019, dan Thanks Lord, sampai hari H tidak ada halangan, kami pun berangkat dari Stasiun Senen ke stasiun Lempuyangan menggunakan kereta Gaya Baru Malam Selatan, kami berangkat pukul 10:15 dan sampai pukul 19:14 WIB..memang sekitar 10 jam perjalanan, jadi sampai penginapan (di Omah Ndelik) kami pun langsung tidur, capek sekali, karena kami orang Bogor jadi perjalanan lebih lama lagi (perjalanan dari Bogor ke Jakarta bisa 1 jam)

Besoknya kami pun bergegas ke Borobudur, saking excitednya, kami jam 5 sudah bangun. Dua teman saya tidak se-excited saya karena sudah beberapa kali ke candi2 tersebut, sedangkan saya tentu yang paling antusias.
awalnya saya sempat khawatir akan batal karena saat itu cuaca nya mendung dan gerimis, tapi lanjut saja, kami naik Grab Car dan Thanks Lord begitu sampai sana ternyata tidak hujan walaupun mendung, tapi jadi adem sih suasananya.
 

Tidak mau rugi, saya banyak minta difotokan teman, haha! Berikut beberapa foto-foto saya di Borobudur

 

 
 

Sungguh pengalaman yang sangat luar biasa bagi saya bisa berkunjung ke Borobudur, Candi yang sangat megah, indah, luar biasa, dari kejauhan saya sudah deg-degan, hehe hanya takjub dengan karya nenek moyang kita yang amat luar biasa, ratusan tahun yang lalu dimana peralatan masih amat tradisional, tapi mereka mampu menciptakan maha karya yang sangat indah, terbayang sekali betapa religius nya mereka, betapa luar biasanya cinta mereka terhadap Tuhan Yang Maha Esa, sehingga membangun tempat ibadah yang sangat luar biasa ini. Hari itu padahal hari kerja tapi ramai sekali orang yang berkunjung, ditambah cuaca yang sejuk, tidak panas, tidak terlalu dingin pula.

 

Setelah puas mengelilingi 10 lantai Candi Borobudur kami pun berangkat lagi naik Grab-Car ke Candi Prambanan….

 

Nah jadi sekarang kita sampai ke candi Prambanan

 

sebelum masuk ke dalam kompleks percandian, kita sempat foto-foto dulu di depan kompleks.

 

 

sekali lagi saya ter-amaze dengan peninggalan nenek moyang yang satu ini, sangat keren dan wonderful!!! ga kalah keren dari borobudur.

 

actually dari struktur bangunan, saya lebih suka candi prambanan daripada borobudur, tapi untuk segi ukuran dan kemegahan memang borobudur yang menang (in my opinion)

dan dikarenakan kami datang pada jam 12 siang, matahari nya sudah sangat terik, lumayan lah buat mencokelatkan kulit, hehe

well, dari mulai candi wisnu sampai candi siwa kami masuki satu persatu, dan tak lupa juga berfoto

Oya disana juga saya lihat banyak fotografer luar negeri yang asik jeprat jepret kesana kemari.

setelah puas mengelilingi candi, kamipun berencana pulang ke penginapan, tapi karena kaki sudah lemas maka kami memutuskan pulang naik bis kecil yang disediakan oleh pihak candi yang bisa mengangkut lebih dari 10 orang, dan asik nya si bis kecil ini mengantarkan kita pulang tapi sambil melewati candi-candi lainnya yang berada disekitaran prambanan, seperti candi sewu, dll (banyak lho!), jadi setiap melewati candi kita bisa berhenti dulu,

dan saya sempat berfoto juga di Candi Sewu :

nah para pembaca yang budiman, begitulah kunjungan saya ke Candi Borobudur dan Candi Prambanan, saya merasa belum cukup puas di Prambanan karena datang pada cuaca yang terlalu terik, karena itu saya menjadwalkan lagi kunjungan kesini mungkin beberapa tahun kemudian…. di pagi hari pastinya hehehe

next trip saya pingin ke Percandian Batu Jaya di Karawang, semoga segera terlaksana!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *