Definisi dan Ruang Lingkup Industri

Industri dan Manajemen Industri

Industri: Lokasi/Tempat diselenggarakannya aktivitas produksi

Aktivitas Produksi: Sekumpulan aktifitas yang diperlukan untuk mengubah suatu input menjadi output yang memiliki nilai tambah

Definisi Teknik Industri

Menurut Engineering Council for Professional Development (ECPD): Profesi dimana suatu pengetahuan (Matematika & IPA) melalui studi, pengalaman & praktek diaplikasikan dengan tujuan untuk mengembangkan cara-cara mendayagunakan, material dan kekuatan alam secara ekonomis untuk kemanfaatan bagi manusia.

Menurut Blanchard

Aplikasi sistem dari kombinasi sumber daya fisik dan alam dengan suatu cara tertentu untuk menciptakan, mengembangkan, memproduksi dan mendukung suatu produk atau suatu proses dimana secara ekonomis mencakup beberapa bentuk kegunaan bagi manusia.

Baca juga: Pengantar Teknik Industri
Menurut Institute of Industrial Engineering (IEE)

Disiplin ilmu teknik/engineering yang menangani pekerjaan-pekerjaan perancangan/design, perbaikan/improvement, penginstalan/installaton dan menangani masalah manusia, peralatan, bahan/material, informasi, energi secara efektif dan efisien.

American Institute of Industrial Engineering (AIIE)

Aktifitas-aktifitas yang dapat dilakukan disiplin Teknik Industri:

  • Perencanaan dan Pemilihan metode kerja dalam proses produksi
  • Pemilihan dan perancangan perkakas kerja serta peralatan yang dibutuhkan dalam proses produksi
  • Desain fasilitas pabrik, termasuk perencanaan tata letak fasilitas produksi, peralatan pemindahan material
  • Desain dan perbaikan sistem perencanaan dan pengendalian untuk distribusi barang/jasa, pengendalian persediaan, pengendalian kualitas
  • Perencanaan dan pengembangan produk
  • Pengembangan sistem pengendalian ongkos produksi (pengendalian budget, analisa biaya standar produksi dll).
  • Desain dan pengembangan sistem pengukuran performans serta standar kerja.
  • Pengembangan dan penerapan sistem pengupahan dan pemberian insentif
  • Perencanaan dan pengembangan organisasi, prosedur kerja.
  • Analisa logasi dengan mempertimbangkan pemasaran, bahan baku, suplai TK
  • Aktivitas riset operasional dengan analisa matematik, simulasi, program linier, teori pengambilan keputusan dll.
Perkembangan dan Organisasi yang mendukung berdirinya disipin Teknik Industri:
  • American Society of Mechanical Engineering (ASME). Organisasi ini pertama kali mendiskusikan konsep-konsep teknik industri dan merupakan persemaian dari timbulnya konsep teknik industri.
  • Pada tahun 1912 berdiri organisasi bernama. The Efficency Society dan The Society to Promote the Science of Management yang kemudian pada tahun 1915 keduanya bergabung menjadi The Taylor Society.Organisasi ini bertujuan mengembangkan konsep-konsep manajemen umum yang diperkenalkan oleh frederick Winslow Taylor.
  • Tahun 1917 berdiri Society of Industrial Engineering (SIE) yang mewadahi para spesialis produksi maupun para manajer sebagai pembanding terhadap filosofi manajemen umum yang telah dikembangkan oleh Taylor.
  • Tahun 1932 berdiri The Society of Manufacturing Engineer (SME) untuk mengembangkan pengetahuan di bidang manufaktur.
  • Tahun 1936 The Taylor Society dan The Society of Industrial Engineering bergabung menjadi The Society for Advancement Management (SAM).
    Program studi Teknik Industri pertama kali dibuka pada tahun 1908 di Pennsylvania State University.
  • Tahun 1948 berdiri The American Society of Industrial Engineering dengan didukung sekitar 70 negara AIIE berkembang menjadi organisasi Internasional dengan nama Institute of Industrial Engineering (IIE).
  • Pendidikan Teknik Industri di Indonesia diperkenalkan oleh Bapak Matthias Aroef pada tahun 1958 setelah menyelesaikan studi di Cornell University.
  • Program studi Teknik Industri pertama kali dibuka pada tahun 1908 di Pennsylvania State University
  • Tahun 1948 berdiri The American Society of Industrial Engineering dengan didukung sekitar 70 negara AIIE berkembang menjadi organisasi internasional dengan nama Institute of Industrial Engineering (IIE).
  • Pendidikan Teknik Industri di Indonesia diperkenalkan oleh Bapak Matthias Aroef oada tahun 1957 di Cornell University.
  • Tahun 1960 membuka sub jurusan Teknik Produksi di jurusan Teknik Mesin, sebagai embrio berdirinya Teknik Industri.
  • Tahun 1971 berdiri Jurusan Teknik Industri yang terpisah dengan Teknik Mesin yang kemudian mengawali pendidikan Teknik Industri di Indonesia
  • Pada saat ini telah berkembang pendidikan Teknik Industri baik di PTN maupun PTS.
  • Tahun 1967 berdiri Persatuan Ahli Teknik Industri, kemudian pada tahun 1987 berdiri Ikatan Sarjana Teknik Industri dan Manajemen Industri Indonesia (ISTMI) sampai saat ini.

Ilmu Dasar Disiplin Teknik Industri
  • Ilmu-ilmu operasional yang meliputi:
    – Analisis dan perancangan kerja
    – Pengawasan operasi.
    – Manajemen operasi.
  • Tiga kriteria yang harus dilakukan agar aplikasi TI dapat berhasil yaitu:
    – Kualitas
    – Waktu
    – Biaya
  • Tujuan TI menjamin produk/jasa yang dihasilkan berkualitas, tepat waktu dan dengan biaya yang sesuai.
Ilmu Dalam Analisis dan Perancangan Operasi
  • Analisis Perancangan Kerja (Method Engineering/ME)
    Merupakan studi yang mempelajari secara sistematis seluruh operasi langsung dan tidak langsung untuk mendapatkan perbaikan-perbaikan sistem kerja

Dalam ME dibahas studi kerja dan pengukuran kerja. Studi kerja berkaitan dengan pencarian prosedur pelaksanaan kerja.

Pengukuran kerja berkaitan dengan penentuan waktu standar yang digunakan dalam melaksanakan kegiatan kerja.

  • Ergonomi (Human Factor)
    Ilmu yang mempelajari tentang keterkaitan orang dengan lingkungan kerjanya.

Ilmu ini muncul akibat banyaknya kesalahan yang dilakukan dalam proses kerja yaitu kesalahan dalam perancangan atau prosedur kerja. Sejumlah peralatan kerja dirancang tidak sesuai dengan kondisi fisik, psikis dan lingkungannya.

Empat dasar subkategori utama dalam ergonomi yaitu: Skeletal/muscular; sensory; enviromental dan mental.

  • Perencanaan dan Perancangan Fasilitas
    Meliputi penentuan/penempatan lokasi fasilitas, tata letak fasilitas. Tujuan dari perencanaan & perancangan fasilitas adalah untuk mendapatkan biaya yang minimum.
  • Material Handling
    Tujuan dari MH adalah untuk meminimumkan MHCost, karena seringkali MH menimbulkan biaya yang tidak sedikit.
  • Riset Operasional
    Meliputi penentuan pola-pola distribusi barang, pola-pola jaringan yang efisien dan optimalitas.
  • Manajemen
    Merupakan karya seni dan ilmu dalam memerintah, mengatur orang dengan menggunakan fungsi-fungsi manajemen seperti perencanaan, pengorganisasi, dan pengawasan.
  • Sistem Produksi
    Aktivitas mengolah atau mengatur penggunaan sumber daya yang ada dalam memproduksi barang/jasa dengan tujuan efisiensi dan efektifitas dalam proses produksi.
    Termasuk dalam aktivitas proses produksi adalah: pemilihan mesin, estimasi biaya, sistem perawatan, sistem produk tepat waktu, pengawasan persediaan, pengendalian kualitas dll.
  • Simulasi
    Suatu metodologi untuk melakukan percobaan dengan menggunakan model dari sistem nyata. Seperti antrian orang di airport, antrian mobil di SPBU, nasabah di Bank, barang antri di proses produksi dll.
Peranan Teknik Industri
  • Dapat memecahkan masalah-masalah baik disektor industri maupun non industri serta persoalan yang dapat dipandang sebagai suat sistem yang integral
  • Pendekatan teknik industri dapat diterapkan untuk pengambilan keputusan dalam analisa manajemen dengan melihat suatu masalah sebagai bagian dari sistem yang integral
  • Salah satu pemanfaatan Teknik Industri yaitu produksi masalah yang sedikit banyak membutuhkan sumber daya manusia untuk memperbaiki efisiensi, efektivitias dan peningkatan produktifitas kerja.

Sumber: Link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *