Analisis Kuantitatif Sistem Manajemen Lingkungan Berdasarkan Klausul ISO 14001:2015

Permasalahan lingkungan semakin populer pada beberapa dekade terakhir ini. Globalisasi di berbagai bidang pada akhirakhir ini terkait dengan perkembangan masalah lingkungan. Hal ini memacu perusahaan meningkatkan kinerja secara menyeluruh untuk menghasilkan produk yang lebih ramah terhadap lingkungan. Untuk
memperoleh kinerja lingkungan yang baik, dibutuhkan komitmen pihak perusahaan untuk melakukan perbaikan berkelanjutan dengan adanya sistem manajemen lingkungan yang baik.

PT. X merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang pengolahan limbah di Jawa Barat, dimana dalam proses pengolahan melalui beberapa tahap yang setiap tahapnya dapat menimbulkan dampak terhadap lingkungan. Isu penurunan kualitas lingkungan mendorong PT. X untukmemasukan persoalan tersebut kedalam agenda perusahaan.

Untuk menyelesaikan persoalan tersebut, PT. X merencanakan untuk menerapkan standar internasional dan mendukung keberlangsungan perusahaan, yaitu menerapkan sistem manajemen lingkungan. Untuk melakukan sistem manajemen lingkungan yang baik, maka diperlukan adanya suatu standar yang menjelaskan tentang sistem tersebut.

Munculnya organisasi internasional di bidang standardisasi yaitu ISO (International Organization for Standardization) memberikan peluang tiap perusahaan untuk meningkatkan daya saing perusahaan di kancah global (Nugraha dkk., 2015).

Standar Internasional ISO 14001 merupakan wahana untuk menjamin kinerja sistem manajemen lingkungan tersebut. Standar ISO 14001 sebenarnya muncul sebagai akibat dari adanya beberapa isu lingkungan yang sering
dibicarakan dalam masyarakat.

Isu lingkungan tersebut adalah polusi udara, polusi air, polusi tanah, limbah dan bahan – bahan berbahaya, bunyi atau kebisingan dan getaran, radiasi, perencanaan fisik, penggunaan bahan atau material, penggunaan energi serta keselamatan dan kesehatan kerja karyawan (Lestari, 2012).

Menurut Hilman dan Kristiningrum (2008) terdapat beberapa alasan perusahaan – perusahaan menerapkan ISO 14001, alasan paling utama adalah untuk meningkatkan image perusahaan, meningkatkan partisipasi karyawan, mengurangi pencemaran lingkungan dan memenuhi tuntutan konsumen. Dengan menerapkan ISO 14001 perusahaan mengalami pengurangan pencemaran lingkungan sebesar 20%.

Tujuan secara menyeluruh dari penerapan Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001 sebagai standar internasional adalah untuk mendukung perlindungan lingkungan dan pencegahan pencemaran yang seimbang dengan kebutuhan sosial ekonomi. ISO 14001 juga memberikan banyak manfaat bagi perusahaan, beberapa manfaat yang penting
yaitu meningkatkan kinerja lingkungan, mengurangi biaya dan meningkatkan akses pasar (Panya
et al. 2018).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *