Sekilas Jurusan Teknik Lingkungan

Belajar Apa Saja di Teknik Lingkungan?

Tak sedikit orang yang merasa “tersesat” di jurusan Teknik Lingkungan. Maksudnya, kenyataan yang ditemui di jurusan ini tak seperti yang dibayangan sebelumnya. Karena dulunya bernama Teknik Penyehatan, Teknik Lingkungan sering kali disalahsangkakan sebagai jurusan yang lekat dengan hal-hal berbau medis. Kadangkala Teknik Lingkungan dianggap sama dengan jurusan Kesehatan Masyarakat.

Tak jarang pula Teknik Lingkungan juga dianggap sebagai jurusan yang sangat banyak mempelajari kimia atau biologi. Tak sepenuhnya salah memang, namun lebih tepatnya, jurusan Teknik Lingkungan lebih ke arah rekayasa (engineering).

Sedangkan ruang lingkup Teknik Lingkungan memang cukup luas, karena aspek-aspek lingkungan itu sendiri juga sangat luas. Berikut kira-kira ruang lingkupnya:

Modalnya Apa?

Karena termasuk jurusan teknik, setidaknya untuk masuk teknik lingkungan kamu harus punya modal kesukaan terhadap mata pelajaran matematika, fisika, kimia dan biologi. Tidak harus sangat jago, setidaknya menyukai pelajaran tersebut. Nanti mata kuliah dasar tersebut akan dipelajari di semester-semester awal masa kuliah.

Apakah haus pintar menggambar, tidak. Menggambar di Teknik Lingkungan berbeda, bukan seperti melukis, melainkan menggambar secara teknik dengan memakai alat bantu. Apalagi saat ini sudah dominan penggunaan software.

Yang jelas, memiliki minat terhadap lingkungan dan pelestarian lingkungan, karena hal tersebut adalah modal yang penting. Suka kegiatan outdoor, setidaknya kalaupun tidak suka, jangan sampai anti, sebab kuliah Teknik Lingkungan nantinya juga membutuhkan turun langsung ke lapangan. Misalnya saat praktikum perpetaan/ilmu ukur tanah, saat praktik sampling air maupun udara, dsb.

Termasuk Jurusan Baru

Dibandingkan beberapa jurusan Teknik lainnya, seperti Teknik Mesin, Teknik Sipil, Teknik Elektro dsb. Teknik Lingkungan terbilang jauh lebih muda. Jurusan yang biasanya berada di bawah Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan ini muncul dengan latar belakang semakin terasanya dampak pembangunan terhadap lingkungan,, yang pada akhirnya juga mengancam kelanjutan hidup manusia.

Makin menggejalanya pencemaran dan kerusakan lingkungan akhir-akhir ini, membuat keadaan jurusan ini semakin dibutuhkan. Teknik Lingkungan menjawab berbagai persoalan lingkungan melalui pendekatan teknologi.

Makin Diminati

Ada sebuah prediksi, bahwa bidang usaha yang prospektif di masa depan adalah bidang yang berkaitan dengan 3 hal, yaitu Food, Energy and Environment (FEE). Dimana keberlangsungan hidup manusia tidak akan lepas dari 3 hal tersebut. Setidaknya ini mulai terbukti dengan makin diminatinya kuliah jurusan Teknik Lingkungan dan makin banyaknya peluang kerja bagi lulusan Teknik Lingkungan.

Di era tahun 90 an, persaingan masuk Teknik Lingkungan tidaklah begitu ketat. Passing gradenya pun sedang- sedang saja. Sering kali masih kalah menor dengan pesona jurusan Teknik yang lebih dahulu ada, seperti Teknik Elektro, Teknik Mesin, Teknik Sipil dan Arsitektur.

Namun saat ini, di beberapa institusi, passing grade untuk jurusan Teknik Lingkungan berada pada top 10 bahkan top 5 diantara jurusan-jurusan Teknik di Institusi yang sama. Memang, passing grade tidak diumumkan secara resmi oleh institusi, namun biasanya nilai ini dikeluarkan oleh lembaga-lembaga bimbingan belajar. Setidaknya ini menunjukkan bahwa, semakin ke sini jurusan Teknik Lingkungan menjadi jurusan yang makin diminati.

Sumber

Judul: Kuliah Jurusan Apa? Jurusan Teknik Lingkungan

Penulis: Wdyanti Yuliandari

Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *